
Pada tahun keenam
Setelah di kota kami didirikan
Sebuah Musium Perjuangan
Datanglah seorang lelaki setengah baya
Berkunjung dari luar kota
Pada sore bulan November berhujan
dan menulis kesannya di buku tamu
Buku tahun keenam, halaman seratus-delapan
Berbagi atas keindahan karya sastra

Labels: Puisi Taufik Ismail
Di tengah
kolam yang indah
tenang,
berenang
seekor gangsa
Sayapnya putih
bulunya jernih,
jernih
biji matanya
Bak pulai
leher semampai
Labels: Puisi Roestam Effendi
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Labels: Puisi Taufik Ismail
Labels: Puisi Sapardi DJoko Damono
angin yang diciptakan untuk senantiasa bergerak dari sudut ke sudut dunia ini pernah pada suatu hari berhenti ketika mendengar suara nabi kita Adam menyapa istrinya untuk pertama kali, "hei siapa ini yang mendadak di depanku?"
angin itu tersentak kembali ketika kemudian terdengar jerit wanita untuk pertama kali, sejak itu ia terus bertiup tak pernah menoleh lagi
-- sampai pagi tadi:
Labels: Puisi Sapardi DJoko Damono
Labels: Puisi Sapardi DJoko Damono
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Demikian cerita kakek penjaga
Tentang pengunjung lelaki setengah baya
Berkemeja dril lusuh, dari luar kota
Matanya memandang jauh, tubuh amat kurusnya
Datang ke musium perjuangan
Pada suatu sore yang sepi
Labels: Puisi Taufik Ismail
Dengarkan itu ada bayi mengea di rumah tetangga
Suaranya keras, menangis berhiba-hiba
Begitu lahir ditating tangan bidannya
Belum kering darah dan air ketubannya
Langsung dia memikul hutang di bahunya
Rupiah sepuluh juta
Labels: Puisi Taufik Ismail
Mahaanggun Tuhan yang menciptakan hanya kebaikan
Mahaagung ia yang mustahil menganugerahkan keburukan
Apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya
Kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya takditerima
Kecuali kesucian tidaklah Tuhan berikan kepada kita
Kotoran adalah kesucian yang hakikatnya tak dipelihara
Labels: Puisi Emha Ainun Najib
Sebuah Lasykar truk
Masuk kota Salatiga
Mereka menyanyikan lagu
'Sudah Bebas Negeri Kita'
Di jalan Tuntang seorang anak kecil
Empat tahun terjaga :
'Ibu, akan pulangkah Bapa,
Labels: Puisi Taufik Ismail
Labels: PUISI WS RENDRA
Perempuan itu membuka gorden jendela. Angin malam menyisir rambutnya yang memerak dibakar usia, menerpa kerut-merut wajah yang dipahat waktu. Bertiup dari perbukitan yang jauh, angin itu seperti pengembara abadi yang setia mengunjunginya malam-malam begini. Itu memang kurang baik bagi dirinya yang sering batuk-batuk. Tapi ia toh nekat. Ia percaya, sehelai syal yang melilit di lehernya mampu melindunginya dari terpaan angin malam. Kemesraan yang menyakiti? Ah, tidak juga. Bertahun-tahun ia menjadi sahabat angin, toh aman-aman saja. Kalau sedikit batuk, itu tak lebih dari ongkos yang harus ia bayar buat mengagumi ketegaran dan kesetiaan angin yang tetap saja bertiup, entah sampai kapan.
Labels: Cerpen dari Surat Kabar
Bagaimana kalau dulu bukan khuldi yang dimakan Adam,
tapi buah alpukat,
Bagaimana kalau bumi bukan bulat tapi segi empat,
Bagaimana kalau lagu Indonesia Raya kita rubah,
dan kepada Koes Plus kita beri mandat,
Bagaimana kalau ibukota Amerika Hanoi,
dan ibukota Indonesia Monaco,
Labels: Puisi Taufik Ismail
Mahaanggun Tuhan yang menciptakan hanya kebaikan
Mahaagung ia yang mustahil menganugerahkan keburukan
Apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya
Kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya takditerima
Kecuali kesucian tidaklah Tuhan berikan kepada kita
Kotoran adalah kesucian yang hakikatnya tak dipelihara
Labels: Puisi Emha Ainun Najib
Sebuah Lasykar truk
Masuk kota Salatiga
Mereka menyanyikan lagu
'Sudah Bebas Negeri Kita'
Di jalan Tuntang seorang anak kecil
Empat tahun terjaga :
'Ibu, akan pulangkah Bapa,
Labels: Puisi Taufik Ismail
1. RENCANA KARIR DIKAITKAN DENGAN KONSEP DIRI DAN INFORMASI KARIR (STUDI ANALITIK TERHADAP SISWA KELAS III SMA NEGERI DIKOTAMADYA MANADO DAN KAB SANGIR TALUD), 88
2. MANAJEMEN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN DI SMU MATHLA’UL ANWAR PUSAT MENES KAB. PANDEGLANG
3. PENGARUH PENGGUNAAN MACAM KALIMAT DAN BENTUK ILUSTRASI LEMBAR INFORMASI PERTANIAN (LIPTAN) PADA PENINGKATAN PENGETAHUAN PPL DI KAB. BOGOR
4. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN PAMONG BELAJAR SKB DI BPKB PROPDIY
5. KOSONG
6. STATUS GIZI ANAK UMUR 4-5 TAHUN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PEDESAAN KAB SLEMAN PROP DIY
Labels: Judul-judul Skripsi
Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang
Dia tidak ingat bilamana dia datang
Kedua lengannya memeluk senapang
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang
sebuah sangkar besi
tidak bisa mengubah rajawali
menjadi seekor burung nuri
rajawali adalah pacar langit
dan di dalam sangkar besi
rajawali merasa pasti
bahwa langit akan selalu menanti
Labels: PUISI WS RENDRA
Satu
Masjid itu dua macamnya
Satu ruh, lainnya badan
Satu di atas tanah berdiri
Lainnya bersemayam di hati
Tak boleh hilang salah satunyaa
Kalau ruh ditindas, masjid hanya batu
Kalau badan tak didirikan, masjid hanya hantu
Masing-masing kepada Tuhan tak bisa bertamu
Labels: Puisi Emha Ainun Najib
1. UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS DESKRIPSI TEKNIS DENGAN PENDEKATAN PROSES SISWA KELAS IV A SDN KASONGAN BANTUL. 07
2. PENOKOHAN ROMAN HARIMAU! HARIMAU! DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGAJARAN SASTRA DI SMA. 86
3. TINJAUAN MORAL TOKOH-TOKOH NOVEL “SEBUAH ILUSI” KARYA MARGA T. ,97
4. TINJAUAN HIKAYAT NABI MENGAJAR FATIMAH DARI SEGI BAHASA DAN PENDIDIKAN SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PENGAJARAN SASTRA. 82
5. NILAI-NILAI MORAL DAN SOSIOBUDAYA DALAM AUTOLOGI CERPEN “KELAPA NAN SEBATANG”.98
6. ANALISIS STRUKTUR CERPEN-CERPEN BERHALA KARYA DANARTO DAN UNSUR KRITIK SOSIAL YANG DOMINAN. 93
Labels: Judul-judul Skripsi
1 PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR/2005
2 PENDIDIKAN SEKS REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM/2004
3 EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN PAMONG BELAJAR SKB DI BPKB PROPINSI DIY/2000
4 KEEFEKTIFAN MANAJEMEN LABORATORIUM SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL/2006
5 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SLTP NEGERI DI KECAMATAN BANTUL/2006
6 BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU IPA DI SMP SWASTA KABUPATEN BANTUL/2006
Labels: Judul-judul Skripsi
Atas ranjang batu
tubuhnya panjang
bukit barisan tanpa bulan
kabur dan liat
dengan mata sepikan terali
Di lorong-lorong
jantung matanya
para pemuda bertangan merah
serdadu-serdadu Belanda rebah
Labels: PUISI WS RENDRA
1. KEMAMPUAN MENGGUNAKAN KATA PENGHUBUNG BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SMA KATHOLIK FRATERAN MALANG TAHUN AJARAN 1990/1991., 1990
2. GEOGRAFI DIALEK BAHASA JAWA DI KECAMATAN TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG., 1992
3. KEMAMPUAN MEMAHAMI MAKNA KATA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VI SD NEGERI PERCOBAAN MALANG TAHUN 1989/1990., 1991.
4. KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA (PERIBAHASA) SISWA KELAS II SMA NEGERI SUTORAYAN BLITAR TAHUN AJARAN 1990/1991., 1992
5. DESKRIPSI AKAR KATA PADA KATA BAHASA MADURA DIALEK BANGKATAN TAHUN 1992/1993., 1992
6. KEMAMPUAN MEMAHAMI KALIMAT DA KALUSA SISWA KELAS III RUMPUN KEUANGAN SMEA NEGERI CEPU KABUPATEN BLORA TAHUN AJARAN 1991/1992., 1992
7. PENGARUH PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM BIDANG STUDI BAHASA INDONESIA DI SMEA MUHAMMADIYAH KUTOREJO MOJOKERTO., 1991
Labels: Judul-judul Skripsi
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan
Labels: Puisi Taufik Ismail
sayang sayang kita tak tau kemana pergi
tak sanggup kita dengarkan suara yang sejati
langkah kita mengabdi pada kepentingan nafsu sendiri
yang bisa kita pandang hanya kepentingan sendiri
loyang disangka emas emasnya di buang buang
kita makin buta yang mana utara yang mana selatan
yang kecil dibesarkan yang besar di remehkan
yang penting disepelekan yang sepele diutamakan
Labels: Puisi Emha Ainun Najib
Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.
Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Labels: PUISI WS RENDRA
© Berdiri Sejak 1 Juli 2009 | Luqmansastra.blogspot.com
Admin
Prima Luqman Prasetya
| My Facebook |
Terima Kasih Sudah Berkunjung